Film Habibie Ainun Tangiskan Penonton
(Naskah ini pernah dikirimkan di Koran Surya)
Kamis,
20 – 12- 2012 adalah tanggal yang unik sekaligus tanggal premiere film Habibie
& Ainun yang diadaptasi dari buku best
seller yang ditulis oleh B. J Habibie ini. Film yang diperankan oleh Reza
Rahardian sebagai B.J Habibie dan Bunga Citra Lestari sebagai Ainun memang
menyedot perhatian masyarakat Indonesia.
Malam
itu saya dan teman-teman berniat menonton Film ini di City Of Tomorrow Surabaya
yang jam tayangnya pukul 19.30. Saya sampai di bioskop pukul 18.30 namun semua
tiket sudah ludes, tinggal yang pukul 21.55 itupun tinggal 4 kursi dan terpecah
( tidak berdampingan ). Akhirnya saya dan teman-teman memutuskan untuk menonton
di Surabaya Town Square, akhirnya kami mendapatkan tiket meski duduk di seat
yang agak bawah.
Awal
Film yang ber-setting tahun 60-an membuat penonton benar-benar merasakan
suasana Indonesia pada masa Presiden Soeharto saat itu, aneka konflik yang
diceritakan juga dirasakan memang terjadi pada masa itu. Namun pada saat 1,5
jam film diputar, terdengar isakan tangis dari penonton kanan kiri saya, lalu
merambat satu studio dibuat menangis karenanya, isakan itu terdengar jelas,
iseng iseng saya mendongak ke arah atas bangku penonton, ternyata memang banyak
penonton yang meneteskan air mata saking terharunya.
Film
ini menceritakan tentang kisah cinta Pak Habibie dan Ibu Ainun hingga akhir
hayat Ibu Ainun, betapa pengorbanan, perhatian, kasih sayang, dan kesetiaan menjadi
dasar dari rumah tangga mereka. Film ini juga mengajak penonton untuk mencintai
negerinya, betapa karya anak bangsa sangat dibutuhkan untuk memajukan
Indonesia. Untuk yang belum nonton, silahkan pergi ke bioskop dan datang lebih
awal agar kebagian tiket, serta jangan lupa membawa tisu untuk menghapus
tangis.
Oleh : Ranny Setya Rizkita
Mahasiswi
jurusan Pendidikan Akuntansi Universitas Negeri Surabaya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar